Makan malam dengan Prof. Verbrugh

October 5, 2007 § 2 Comments

Kemarin sempat makan malam dengan Prof. Verbrugh dari Rotterdam dan beberapa dosen spesialis. Berkesan banget, dan yang jelas jadi nambah banyak ilmu.

Kat, temenku dari belanda udah 2 minggu lebih ada di semarang untuk ngerjain penelitiannya di Kariadi. Kalo pada baca postingku waktu di Belanda, dia adalah temenku waktu kursus di sana, kita baru kenal ya bulan Februari itu. Penelitiannya tentang indikator kualitas terapi pneumonia komunitas di Semarang. Dan, penelitian ini dikerjain bareng penelitian DR. Hussein Gasem SpPD KPTI tentang pneumonia komunitas. Karena penelitian DR. Hussein ini cukup gede, banyak pihak yang terlibat baik dari Kariadi maupun Belanda. Di Kariadi yang termasuk tim peneliti dari bagian mikrobiologi Prof. Hendro dan Dr. Helmia Farida SpA, internist-pulmonologist Dr. Agus Suryanto SpPD, beberapa dokter lainnya. Kat dan aku juga bantu-bantu, dan aku juga kebagian bantuin Kat. Udah beberapa kali kami ikut pertemuan tim penelitian, baik di CENTRID maupun bagian penyakit dalam.

Kemarin juga sempet diajak DR. Hussein makan malam tim peneliti Semarang dengan Prof. Verbrugh dari Belanda, beliau adalah salah satu peneliti Belanda yang juga ikut dalam penelitian ini. Dan acara semalam juga dihadiri Dr. Agus, Dr. Helmia, Prof. Hendro. Intinya, selain Kat, semua adalah dosen-dosenku di FK Undip. Obrolan juga mengarah ke status prof di indonesia yang cenderung birokratik dan bukannya keilmuan, dan adanya gedung khusus dan kantor mewah untuk petinggi-petinggi di Undip dan Kariadi, dan uangnya justru tidak dipakai untuk meningkatkan kualitas otak para dokter. Waktu membahas bahwa kalo profesor di belanda ga butuh ruang kerja yang besar. soalnya otak ga butuh kantor gede. Otak cukup ada dalem kepala aja. Huahahahahaha…. Gila, pol banget ketawa kita waktu itu.


Dan setelah ngobrol2 tentang fasilitas kultur di Indonesia, keharusan mendidik ahli mikrobiologi dan bukan hanya membeli fasilitas laboratorium yang canggih (“not just equipments and buildings but most importantly BRAIN”), tiba-tiba pembicaraan terarah ke aku dan bidang apa yang aku minati. Dan itu momen yang cukup menggetarkan hati karena pembicaraan lebih banyak antara aku dan Prof. Verbrugh dengan semua mata dosen-dosenku yang terhormat memandang ke arahku, hahaha… Intinya, pembicaraan berjalan lancar dan diselingi tawa terbahak-bahak karena waktu Prof. Verbrugh nanya apa aku ngga tertarik spesialisasi anak, “What about anak-anak? Don’t you like children?”, aku jawab “I like healthy children” dengan polos dan datar. Setelah jawabanku itu meledaklah tawa beliau-beliau para dosen. Dan DR. Hussein mpe bilang “Good answer!!!” Dan wawancara berlanjut dengan Prof. Verbrugh nanya terus, “what about neurology? What about dermatology?”. Dan beliau bilang satu pesan yang selamanya patut kita pegang, “Always remember that money will follow quality. If you have good quality then money will come to you.” Dan setelah bincang-bincang informal itu makan malam selesai, aku sempet bilang makasih ke Prof. Verbrugh atas ngobrol2nya.

::
Kat udah 2 minggu lebih di Semarang. Sempet beberapa kali kuajak ke poli kulit dan beberapa bagian lain, ikut laporan pagi di penyakit dalam, trus kegiatan lain ya ikut rapat2 penelitian DR. Hussein.

Tadi pagi kita kerja bareng di kantor CENTRID (lokasi: Biotek Undip), dan aku tiba2 langsung deja vu jaman kita dulu ngerjain presentasi dan paper bareng waktu kita kursus di Nijmegen! Huaaa…. Soalnya, yah kalo pada inget nih anak baek banget ma aku jaman itu. Garing kan, kalo di negara lain tanpa temen yang klik, nah dia itulah temenku slama di sana. Ujung2nya aku mpe tinggal (nyewa dengan murah) di kos-nya waktu dia lagi ke Afrika.

Yang jelas seneng aja bisa ketemu lagi dan sama-sama belajar dan nggarap paper, walo aku cuma bantu dan ini paper dia, dan mungkin Insya Allah nanti kerja bareng lagi kalo udah sama-sama jadi dokter.

"" Smg, 5-10-07. http://docere.antiblog.com

Advertisements

Tagged:

§ 2 Responses to Makan malam dengan Prof. Verbrugh

  • jeng..cerita mu yg ini aku suka bgt..and aku ambil kutipan dr profesormu itu.. “money will follow quality” 😉 and aku jdai inget jaman dulu masa SMA ituh..hihiy..kangen juga jadinya ama research..hehehe..

  • jeng..cerita mu yg ini aku suka bgt..and aku ambil kutipan dr profesormu itu.. “money will follow quality” 😉 and aku jdi inget juga jaman dulu masa SMA ituh ;p kangen dey jadinya ama research..sukses yah jeng!! ;D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Makan malam dengan Prof. Verbrugh at Docere.

meta

%d bloggers like this: